Memelihara Hewan itu Boleh, Kalau Memelihara Anjing itu Haram

by • 07/09/2014 • Fiqih RemajaComments (15)1606

Memelihara hewan itu termasuk kebaikan, namun jika hewan tersebut adalah anjing, maka dilarang untuk dipelihara.

Tidak percaya dek?

Ini loh dalil bahwa memelihara hewan itu termasuk kebaikan.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati seekor unta yang punggungnya menempel dengan perutnya (artinya: kelihatan begitu kurus karena tidak terurus). Beliau bersabda,

اتَّقُوا اللَّهَ فِى هَذِهِ الْبَهَائِمِ الْمُعْجَمَةِ فَارْكَبُوهَا صَالِحَةً وَكُلُوهَا صَالِحَةً

Bertakwalah kalian kepada Allah pada binatang-binatang ternak yang tak bisa berbicara ini. Tunggangilah ia dengan baik-baik, makanlah pula dengan cara yang baik.” (HR. Abu Daud no. 2548. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Imam Nawawi mengatakan dalam Riyadhus Sholihin bahwa hadits ini shahih).

Dalil di atas adalah dalil yang menunjukkan bahwa hendaklah kita memperlakukan hewan dengan baik termasuk memeliharanya.

Sedangkan untuk anjing tidak boleh dipelihara. Ini loh dalilnya.

Dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا لَيْسَ بِكَلْبِ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِيَةٍ ، نَقَصَ كُلَّ يَوْمٍ مِنْ عَمَلِهِ قِيرَاطَانِ

Barangsiapa memanfaatkan anjing, bukan untuk maksud menjaga hewan ternak atau bukan maksud dilatih sebagai anjing untuk berburu, maka setiap hari pahala amalannya berkurang sebesar dua qiroth.” (HR. Bukhari no. 5480 dan Muslim no. 1574)

Apa kita ingin pahala kita berkurang terus setiap harinya gara-gara memelihara anjing.

Jadi berpikirlah, jika menjadi seorang muslim, jauhilah apa yang Allah larang.

Hanya Allah yang memberi taufik.

Disusun di Pesantren Darush Sholihin, 12 Dzulqo’dah 1435 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel RemajaIslam.Com

Ikuti status kami dengan memfollow FB Muhammad Abduh TuasikalFans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat, Twitter @RumayshoComInstagram RumayshoCom

Milikilah buku karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal yang membahas orang yang berjenggot bukanlah teroris, bukan termasuk ISIS dengan judul “Mengikuti Ajaran Nabi Bukanlah Teroris”. Harga Rp.14.000,-, terbitan Pustaka Muslim Yogyakarta. Lihat infonya di sini.

Segera pesan via sms +62 852 00 171 222 atau BB 27EACDF5 atau WA +62 8222 604 2114. Kirim format pesan: buku teroris#nama pemesan#alamat#no HP#jumlah buku.

Pin It

Related Posts

15 Responses to Memelihara Hewan itu Boleh, Kalau Memelihara Anjing itu Haram

  1. bagus says:

    Bismillah
    Mau tanya ustad, kalo pelihara burung seperti lovebird boleh tidak?

  2. RyoKend says:

    Maaf ustadz, jadi untuk melesatarikan binatang anjing, jika tidak dipelihara itu gmana ? kadang2 saya berpikir, kasian ini hewan dia dicap haram untuk dipelihara . . soalnya saya penyayang binatang dan seorang muslim juga

  3. akmal says:

    Pak ustadz itu hadits isinya mengandung pertentangan kalau kita mau punya anjing untuk penjaga atau untuk berburu bukankah harus dipelihara sedangkan kalau untuk tujuan lain tidak boleh memelihara. Sedangkan untuk tujuan penjaga, apalagi unt berburu bukankah mempunyai interaksi yg lebih jika dibandingkan dengan memelihara dengan tujuan lain

  4. Hisyam syami bafadhol says:

    kalo gak boleh ya ude jgn di langgar kalian nih ummat islam ummat nye Rasulullah ape bukan sih ??? pake seperti mencari celah agar di bolehin ,,, di cek deh ke-imanan islam kalian ,,, perbanyak ilmu agama jgn sok pinter faham ,,,

  5. Yogi says:

    maaaf ustadz kalau anjing d pelihara hanya untuk menjaga rumah gmna ustadz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *