Tidak Boleh Taat pada Orang Tua dalam Maksiat

by • 02/12/2012 • Akhlaq MuliaComments (0)2287

Kita sudah mengetahui bahwa taat kepada orang tua adalah suatu kewajiban pada anak. Namun hal ini tidak berlaku mutlak. Ketaatan pada keduanya mesti diselaraskan dengan kesesuaian pada perintah Allah dan Rasul-Nya. Jika orang tua menyuruh kita untuk meninggalkan shalat, tentu tidak boleh ditaati. Begitu pula ketika orang tua menyuruh untuk mencopot jilbab. Karena semua itu adalah hak Allah yang mesti didahulukan daripada ketaatan pada orang tua.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ طَاعَةَ فِى مَعْصِيَةٍ ، إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِى الْمَعْرُوفِ

Tidak ada ketaatan dalam melakukan maksiat. Sesungguhnya ketaatan hanya dalam melakukan kebajikan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Ibnu Umar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ عَلَى الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ ، فِيمَا أَحَبَّ وَكَرِهَ ، مَا لَمْ يُؤْمَرْ بِمَعْصِيَةٍ ، فَإِذَا أُمِرَ بِمَعْصِيَةٍ فَلاَ سَمْعَ وَلاَ طَاعَةَ

Mendengar dan taat pada seorang muslim pada apa yang dia sukai atau benci selama tidak diperintahkan untuk bermaksiat. Apabila diperintahkan untuk bermaksiat, maka tidak ada mendengar dan taat.” (HR. Bukhari no. 7144)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَطِعْ أَبَاكَ مَا دَامَ حَيًّا وَلاَ تَعْصِهِ

Tatatilah ayahmu selama dia hidup dan selama tidak diperinahkan untuk bermaksiat.” (HR. Ahmad. Dikatakan oleh Syu’aib Al Arnauth bahwa sanadnya hasan)

Moga Allah Ta’ala menjaga orang tua kita, memberikan mereka hidayah pada jalan yang lurus, moga pula kita diberikan taufik untuk senantiasa taat pada mereka dalam kebaikan. Wallahu waliyyut taufiq.

 

@ Riyadh-KSA, 18 Muharram 1434 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel www.remajaislam.com

Pin It

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *